Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

LIST KENDALA YANG SERING MUNCUL (FAQ) EMIS GTK IMP

 APRIL 2026

ROMBEL

1. Harusnya menggunakan 2 kurikulum, tapi hanya muncul, sekarang sudah ada fitur

generate kurikulum

2. Rombel pakai skema tarik data, silahkan dicoba kembali

3. Untuk rombel yang ditarik, tidak ada fitur hapus, namun saat tarik rombel, ada fitur

pilih, jadi pilih rombel yang sesuai

4. Saat tarik rombel, namun wali kelas tidak terisi. Jadi bisa dibuat di tugas tambahan.

Pilih PTK yang akan dipilih sebagai wali kelas

5. Sudah tekan singkronkan dengan Emis namun data wali kelas tidak sesuai, nanti akan

dicek kembali oleh tim pengembang

6. terkait wali kelas yang tidak sesuai pada saat penarikan rombel, dikami sebetulnya ada

fitur memilih wali kelasnya, jadi saat tarik rombel wali kelasnya sesuai yang dipilih oleh

admin madrasah. Jika sudah terlanjur salah, maka coba tenakn sync ulang

7. Di menu rombel, wali kelasnya berbeda. Ketika buat di tugas tambahan, masih tidak

terbaca

8. Sebelumnya sudah ada rombel, namun belum lengkap, saat tarik dari EMIS, malah jadi

dobel dan walikelasnya tidak muncul. Nanti akan tam bah fitur validasi agar rombel

tidak duplikat

9. Cara hapus rombel yang double, nanti akan ditambah fitur validasi dan

penyesuaiannya

PTK TIDAK MUNCUL

1. Untuk tarik data PTK, udah solved, terutama utk yg datanya belum terdaftar di

simpatika

2. Jika PTK tidak muncul di manajemen PTK, kemungkinan PTK masih nyangkut di

madrasah lain, bisa hub Kabko untuk

3. Jika PTK tidak muncul di manajemen akun, kemungkinan ada di madrasah lain, karena

Akun tidak bisa di 2 tempat, hanya 1 di satminkal

4. Ada skema pengmbilan data dari Simpatika, jika belum terdaftar di Simpatika namun

sudah ada di Emis, bisa pilih manajemen akun untuk tarik dari EMIS

5. Ada di manajemen PTK dan manajemen akun, sudah diatur fungsinya sebagai guru,

namun tetap tidak masuk saat jadwal mengajar, kemungkinan data PTK nya baru yang

datanya diambil dari EMIS, nanti akan dilakukan pengecekan oleh Tim Dev

6. Yg blm terdaftar di simpatika lama, hanya di Emis 4.0, PTK bisa ditambah di menu

manajemen PTK

PENJADWALAN/MAPEL/KURIKULUM

1. Untuk isi jadwal ada 3 cara: isi per PTK, isi per kelas, dan import jadwal

2. Saat PTK tidak muncul di jadwal mengajar, manajemen akun dan manajemen PTK

statusnya aktif. Lalu cek fungsi PTK, jika masih strip (-) bisa tambahkan fungsinya

sebagai guru (bisa dilakukan oleh admin madrasah)

3. Untuk yang jadwalnya muncul tidak sesuai tingkat, misal harusnya RA namun mapel

yang muncul kelas 7,8,9, masih dalam proses singkronisasi. Jika sistem sudah ready

bisa coba ulang tekan sync EMIS

4. Ada guru yang jadwal sudah terisi, namun terbaca JTM 0, bisa diinput ulang, karena

saat timeout bisa jadi tidak muncul. Atau tekan fitur edit agar tidak input ulang

5. Ada di manajemen PTK dan manajemen akun sudah aktif, sudah diatur fungsinya

sebagai guru, namun tetap tidak masuk saat jadwal mengajar

6. Saat input jadwal, jadwal tulisannya tersimpan, namun saat dicek, nama guru yang

mengajar berbeda. Nanti akan dicek kembali PTK nya oleh tim developer

(kemungkinan PTK ID nya sama, karena di Simpatika duplikat, akan coba solusi tarik

data PEG ID oleh pengembang)

7. Untuk mapel yang belum muncul, atau mapel kejuruan yang belum terakomodir, bisa

lapor ke admin Kabko list mapel apa saja dan alokasi jam nya, nanti akan ditambahkan

dari pusat

8. Mapel kurikulum merdeka, harusnya sudah tidak ada mapel MIPA, nanti akan di

mapping di pusat

9. Untuk model akan dibuat fleksibel, jadi setiap model yang ditambahkan bisa berlaku

semua

10. Kurikulum yang bermasalah nanti akan difilter lagi oleh GTK

11. Untuk yang tidak bisa isi jadwal, atau tarik jadwal namun belum sesuai, coba hapus

jadwal, lalu input ulang. Namun jika tidak ingin input ulang bisa dilakukan edit jadwal

12. Di pengaturan jadwal, ketika terlanjur salah data, juga sudah bisa edit jamnya

13. Untuk import jadwal melalui excel juga sudah mulai bisa diupload, silahkan dicoba

kembali

14. Untuk pengisian data siswa, sifatnya hanya opsional, data yang dibutuhkan jumlahnya

saja

PLOTTING GURU BK

1. Syarat plotting guru BK

• Harus ada di daftar nama PTK

• Dan guru BK nya sudah pernah login/aktivasi akun EMIS GTK IMP

• Di cek berdasarkan ijazah dan sertifikasi yang berkaitan dengan guru

BK/psikologi,

• Jika tidak relevan, maka tidak akan muncul. Jadi perlu diverval ijazah atau

sertifikasinya oleh Kabko

2. Guru BK sudah verval ijazah di Simpatika, namun di EMIS IMP masih belum terbaca.

Sudah tambah sertifikasi dan ijazah di EMIS IMP, namun di plotting guru BK tidak

terbaca. Sudah dilakukan singkronisasi oleh tim pengembang, silahkan dicoba kembali

3. Namun, jika masih tidak muncul, kemungkinan riwayat pendidikan S1 nya tidak terbaca

walaupun sudah verval ijazah. Jadi, saat ini masih dilakukan singkronisasi oleh tim

pengembang

4. Jika statusnya guru BK, maka tidak perlu perhitungan jam mengajar

5. 1 guru BK mengakomodir 5 rombel

6. Untuk plotting BK TIK, minimal 5 rombel untuk memenuhi 24 JTM, untuk skema

plotting masih didiskusikan



DATA PTK/MADRASAH/VERVAL IJAZAH

1. Tendik dihitung berdasarkan TMT tugas, guru berdasarkan TMT guru. Jika masih

terbaca 2 tahun padahal sudah lama, maka akan dilakukan pengecekan kembali

2. TMT tendik dan Guru tidak bisa ajukan insentif karena tidak muncul padahal sudah

aktif lebih dari 2 tahun, akan jadi catatan pengembang dan dilakukan pengecekan

kembali. Dalam 2 tahun, keaktifan pegawai harus 4 semester berturut2.

3. PTK tidak memiliki NPK, bisa generate NPK, jika memang sudah ada NPK nya di

Simpatika

4. Namun jika TMT dan NPK masih belum muncul mohon menunggu karena masih

disingkronkan ulang oleh tim Dev

5. Tendik biasanya tidak punya NPK. jika ada Tendik yang muncul NPK nya berarti pernah

jadi guru, lalu ahli fungsi menjadi tendik (akan dicek, dari mimika)

6. Untuk verval ijazah yang muncul ribuan, akan difilter kembali oleh tim pengembang

agar yang muncul yang belum di verval di Simpatika saja. Jadi tidak perlu verval ulang.

7. Madrasah baru, skemanya dari admin madrasah harus punya akun EMIS, lalu sso dari

akun EMIS nya

8. Untuk data, jika ada perbedaan nama, dilahkan di verifikasi terlebih dahulu, untuk fitur

tambah atau edit akan didiskusikan kembali

9. Untuk NIP atau status PNS yang berubah, misal Status PNS terbaca Non-PNS, masih

dalam proses koordinasi dan sinkronisasi oleh tim pengembang.

10. Ada data PTK yang sertifikasi nya 2, dan sudah sertifikasi namun tidak terbaca. Untuk

saat ini masih penyesuaian dan masih fokus ke insentif.

11. Ada perubahan nama lembaga, berbeda antara EMIS 4.0 dan EMIS IMP, akan dilakukan

pengecekan dan penyesuaian

12. NSM tertukar, jadi saat login masuk jadi madrasah lain. Akan dilakukan pengecekan

ulang oleh tim pengembang

13. Untuk perbedaan NPSN, belum ada fitur perubahan NPSN, akan didiskusikan kembali

14. Untuk data PTK pensiun sudah dilakukan filter tim pengembang, bisa dicek kembali

15. ID dummy masih dilakukan pengecekan

16. Untuk NRG, nanti akan ada fitur generate NRG

17. Untuk data jumlah PTK yang tidak sesuai, misal jumlah PTK nya kurang dari jumlah

yangs seharusnya, dicek kembali, kemungkinan perlu ahlifungsi jadi pengawas, bisa

jadi karena statusnya masih jadi guru jadi tidak terbaca

18. Untuk prodi yang belum muncul saat verifikasi ijazah, bisa buat list prodi apa saja yang

belum muncul dan laporkan ke Kabko/tim helpdesk. Per 20 April sudah diupload 24

prodi baru ke aplikasi

PLOTTING KEPALA MADRASAH

1. Terkait Kamad Baru, plottingnya ada di Kabko. Tidak ada fitur nya di admin madrasah

2. List kamad tidak ada, karena data kamad ada di madrasah lain. Madrasah lama harus

mengajukan mutasi ke madrasah baru (diajukan admin madrasah, disetujui Kabko). yg

akan dijadikan kamad baru itu, cek dulu di akun admin madrasahnya, bisa jadi secara

otomatis guru yg akan diangkat jdi Kamad sudah menjabat jabatan struktural seperti

wakamad atau lainnya. Solusi, hapus dulu jabatan struktural lainnya tsb di menu “tugas

tambahan” melalui admin madrasah, selanjutnya dia bisa di ploting jadi Kamad melalui

admin Kabko

3. List Kamad tidak muncul, kemungkinan juga karena terdaftar di madrasah lain

4. Kamad harus Satminkal

5. Masalah Kamad terdaftar dan aktif di dapodik. Misal, Kamad di madrasah, namun

mengajar di dapodik akan dicek kembali. Bisa kirimkan datanya ke tim helpdesk, atau

melalui Kabko

6. Untuk tampilan “Laman tidak bisa diakses” saat plotting Kamad, itu masih diblokir oleh

Pusdatin. Bisa jadi karena sistem memblokir karakter tertentu, seperti “/ - . ” pada SK.

Solusi: hilangkan tanda slice atau garis miring, strip dan titik (/ - .) pada no SK nya.

JAM TAMBAHAN/LINEARITAS

1. Jumlah JTM di tugas tambahan yang tidak sesuai, bisa lapor ke helpdesk untuk di edit

dari pusat

2. Untuk linearitas, proses masih berjalan, karena sekarang masih fokus ke insentif, tidak

mempengaruhi apakah linear atau tidak, selagi terbaca minimal 6 JTM

3. Untuk sertifikasi maupun ijazah yang belum terbaca linearitasnya, akan dilakukan

penyesuaian kembali, jadi mohon ditunggu

4. Jam tambahan statusnya masih nol, harus di setting terlebih dahulu

LOGIN

1. Saat login, muncul notifikasi bahwa madrasah tidak cocok. Solusi, perlu dicek di

Kabko/Kanwil apakah statusnya sudah auto link, atau memang data tidak match sama

sekali. Jika tidak match sama sekali, perlu menunggu karena sedang proses tarik NSM

dan NPSN oleh pengembang.

2. Gagal login/gagal aktivasi PTK karena terdaftar di 2 lembaga, di mana salah satu

lembaga adalah non-satminkal dari dinas yang sudah tidak aktif. jadi, di menu

manajemen PTK Emis IMP ada, namun di manajemen akun tidak ada. Solusinya,

melalui akun admin madrasah, di menu manajemen PTK, bagian detail PTK, bisa ubah

status lembaga dinas nya jadi non satminkal. Setelah itu, buka akun PTK dan peluh

menu aktivasi akun.

3. Sudah masuk ke akun, nama operator Arif Dwi Santoso, harusnya operator Jayapura,

namun yang muncul Sumatera Utara. Akan dilakukan pengecekan dari NSM

4. Untuk madrasah yang tidak bisa login karena terdeteksi 2 akun, akan dicek kembali

datanya, bisa kirim dtanya ke Kabko atau tim helpdesk

5. Yang masih no match, jika data madrasah NPSN dan NSM-nya belum ada, nanti akan

dibuatkan SSO-nya, namun pastikan madrasahnya punya Izin Operasional (sehingga

punya NSM) dan pastikan terdaftar di EMIS 4.0 agar bisa ditarik NSM dan NPSN nya

PENGAJUAN INSENTIF

1. Pengisian NPWP dan rekening di EMIS IMP tidak wajib, penerima insentif nanti akan

dibuatkan rekening dari GTK

2. Jika ingin isi rekening, dianjurkan menggunakan bank nasional

3. Untuk yang sudah muncul pengajuan insentif di Kabko, silahkan disetujui agar datanya

masuk ke pusat

4. Untuk yang sudah masuk ke pusat namun belum ditetapkan, bukan berarti

pengajuannya tidak diterima. mohon menunggu karena data akan diolah dan di filter

kembali oleh pusat untuk penetapan final penerima insentif

5. Tendik sudah bisa mengajukan insentif jika memenuhi persyaratan, juknis akan segera

di rilis sebagai acuan

6. Ada guru yang sudah punya NPK, namun tdk bisa ajukan insentif. Dicek kembali karena

selain NPK, guru tsb harus aktif mengajar (baik 6 jtm linear maupun non linear) di 4

semester berturut2

LAIN-LAIN

1. Untuk menu baru seperti TPG dll, belum ada arahannya karena masih fokus pada

pengajuan insentif

2. Untuk yg menu di aplikasi nya berbeda, misal tidak ada menu “data siswa” ataupun

“tarik siswa” masih proses disesuaikan

3. Alih fungsi guru ke tendik akan didiskusikan dengan tim GTK

4. Guru pendamping RA akan didiskusikan lagi dengan Direktorat GTK untuk diakomodir.

Sedang dalam proses pengembangan

Post a Comment for "LIST KENDALA YANG SERING MUNCUL (FAQ) EMIS GTK IMP"