Generasi Muda Yang Merindukan Kokohnya Islam

Santri Pondok Itu Adalah


Santri Pondok Itu Adalah





Mondok, memang harus mamntabkan niat kita dari rumah, jangan sampai ada keraguan sedikitpun di hati kita jika kita ingin mondok. Karena kita akan tidak akan bertahan lama di lingkungan pondok, jika kita tidak mempunyai niat  dan tekad yang bulat untuk benar-benar mencari ilmu agama dengan maksud untuk bekal di akhirat nanti.

Bahwa santri yang sedang menuntut ilmu di suatu pesantren itu ibarat sedang berkendara sepeda motor yang melewati jalan yang mana jalan tersebit tidaklah baik semua (pasti ada lobang, becek, dan terjal, dll) tergantung diri santri masing-masing mau lewat jalan yang masih bagus atau lewat jalan yang rusak tadi. jika di depan sana terlihat jalan yang rusak atau becek (ndut thok) maka kita seharusnya menghindari jalan tersebut. karena juka kita lalui maka kendaraan kita pasti akan kotor, dan jika kendaraan kita sudah kotor maka jalan pun menjadi sedikit terganggu. Lebih-lebih jika kotoran tersebut sudah menumpuk banyak di kendaraan kita (ban motor) pasti tidak akan bisa berjalan.

Kalau sudah terlanjur seperti ini, maka ini merupakan tugas dari santri lain yang telah di beri "air bersih" oleh Mbah Kyai guna membersihkan kendraan santri lain yang kendaraannya terkena kotoran tersebut. dan santri yang telah diberi kepercayaan oleh Romo Kyai tersebut juga wajib memberi haluan kepada santri saat mengendarai jika di depan sana ada jalan yang berlubang / becek .

Satu lagi tugas dari Santri yang telah diberi wewenang mencuci dengan "air bersih" tersebut supaya selalu menjaga kondisi  air tersebut agar selalu dalam keadaan bersih, jangan sekali-kali dikotori dengan lumpur atau sesuatu yang menjadikan air tersebut tidak bisa digunakan untuk membersihkan kendaraan santri yang terlanjur kotor. Lebih-lebih air tersebut jika digunakan untuk membersihkan, yang ada malah kendaraan tambah kotor karena terlalu banyak lumpur yang terkandung di dalam air tersebut.


Santri Pondok Itu Adalah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Dek Noka

0 komentar:

Post a Comment